
Home
|
Cakupan layanan KB di Kabupaten Lambar |
Keluarga Berencana (KB) merupakan Program nasional sebagai upaya
pemerintah untuk membatasi jumlah angka kelahiran. Hal tersebut
diungkapkan Bupati Lampung Barat Drs. Mukhlis Basri pada acara
sosialisasi cakupan pelayanan KB di Kabupaten Lampung Barat pada Kamis
(22/5) bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Lampung Barat. “Berbagai
upaya terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah untuk terus memberikan
pelayanan KB kepada masyarakat terutama pada Pasangan Usia Subur”. kata
Bupati. Berdasarkan hasil pencapaian program baik dari aspek
peningkatan akses kuantitas kesertaan ber-KB sampai dengan Bulan
Desember 2007 di Kabupaten Lampung Barat sudah cukup menggembirakan.
Dari 88.594 Pasangan Usia Subur (PUS) yang ada di Kabupaten Lampung
Barat, telah dapat dibina menjadi peserta KB aktif sebesar 59.144
akseptor atau 66,76% dari Pasangan Usia Subur (PUS). Sementara untuk
mempertahankan kesertaan peserta KB aktif tersebut perlu didukung
dengan pencapaian peserta KB baru pada tahun 2008 ini.
Dari segi akses kualitas pelayanan nampak masih perlu melakukan pembinaan-pembinaan. Hal ini dapat dilihat pada hasil Survei Demografi Kependudukan Indonesia (SDKI) tahun 1994 – 1997 diketahui bahwa Angka Kematian Bayi (IMR) di Propinsi Lampung menunjukkan peningkatan dari 38 ,48 dan 55 orang per 100.000 kelahiran hidup. Sedangkan untuk angka kematian bayi secara nasional tercatat 66, 52 dan 35 orang per 100.000 kelahiran hidup. Untuk kematian ibu dari hasil Survei Demografi Kependudukan Indonesia (SDKI) tahun 1997 sebesar 307 per 100.000 kelahiran hidup.
Dengan demikian kondisi Propinsi Lampung masih berada di atas angka nasional. hal ini perlu mendapat perhatian dan komitmen kita bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas yang telah menjadi Visi Program KB nasional.
Pada kesempatan tersebut Bupati Mukhlis Basri, kami menyambut baik dan memberikan apresiasi yang besar dengan adanya pertemuan pemantapan peningkatan cakupan pelayanan KB di Kabupaten Lampung Barat tahun ini yang diselenggarakan oleh Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Lampung Barat. Pertemuan ini sangat penting dan bermanfaat, sehingga diharapkan dari dilakukannya pertemuan KB ini terdapat beberapa hal penting yang menjadi tujuan dari pertemuan ini yaitu: Meningkatkan promosi tentang pentingnya Pasangan Usia Subur (PUS) menjadi peserta KB; meningkatkan kesadaran Keluarga untuk mengatur kelahiran yang diinginkan; meningkatkan kesadaran keluarga dalam mendapatkan jaminan pelayanan KB baik melalui jalur pemerintah maupun swasta; meningkatkan kualitas pelayanan KB melalui peningkatan jumlah fasilitas dan pelayanan yang berkualitas; dapat dipahami tentang upaya menghindari 4 (empat) terlalu yaitu terlalu tua, terlalu muda, terlalu sering, dan terlalu banyak melahirkan; peningkatan pencapaian cakupan pemenuhan permintaan masyarakat (ppm) peserta kb baru; meningkatnya pencapaian peserta KB Pasca Persalinan dan Pasca Keguguran (PP dan PK);
|
|