• Lampung Barat - Beguay Jejama Sai Betik
  • Lampung Barat - Beguay Jejama Sai Betik
  • Lampung Barat - Beguay Jejama Sai Betik
  • Lampung Barat - Beguay Jejama Sai Betik
  • Lampung Barat - Beguay Jejama Sai Betik
  • Lampung Barat - Beguay Jejama Sai Betik


• Kamis, 09 September 2010 •°•°•°•°•°• • HomeGalleryBuku TamuKontakSearch »      

blue_marlin.jpg


Produk Hukum
Lampung Barat

beguayMajalah Beguay Jejama

Repong Damar


Home

Pembangunan budidaya ikan air tawar

ImageLuasnya potensi budidaya air tawar Kabupaten Lampung Barat khususnya  “wilayah atas”

yang meliputi Kecamatan Sumberjaya hingga ke Kecamatan Sukau hingga saat ini belum dapat 

dimanfaatkan secara optimal, sehingga untuk memenuhi kebutuhan konsumsi ikan masyarakat masih 

harus mendatangkan dari luar daerah sedikitnya 30 ton setiap bulannya. 

Terdapat beberapa permasalahan yang terus dibenahi oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Barat 

diantaranya : selama ini para pembudidaya ikan kesulitan mendapatkan benih dan calon induk ikan yang berkualitas 

serta dalam jumlah dan waktu (penjadwalan budidaya/musim tanam) yang cukup, sehinga membuat peternak

tidak mampu memenuhi permintaan pasar yang semakin banyak

permasalahan lainnya yang dihadapi peternak ikan adalah harga sarana produksi terutama pakan yang relatif mahal dan cukup sulit mendapatkannya karena tidak adanya kios saprodi di sentra produksi, mengakibatkan para peternak tidak melakukan penanaman ikan secara besar-besaran, sehingga produksi ikan di pasar sedikit sementara permintaan pasar akan ikan tinggi. Permasalahan lainnya yang dihadapi oleh peternak ikan adalah mekanisme pasar produksi perikanan yang belum jelas dan belum terkoordinir dengan baik, dimana sering terjadi kesulitan pemasaran ikan di satu wilayah sementara di wilayah lain masih kekurangan terutama untuk benih ikan. Yang tak kalah pentingnya adalah pengetahuan dan keterampilan budidaya yang dimiliki oleh para pembudidaya masih cenderung konvensional sementara tuntutan produksi/budidaya dewasa ini menghendaki perlakuan teknologi yang lebih maju. Sebagai contoh sering terjadinya serangan hama penyakit yang sulit sekali dikendalikan disamping teknologi lainnya seperti teknis pembenihan dan pembesaran intensif; Pengetahuan dan keterampilan lainnya yang dimiliki para pembudidaya berkaitan dengan rekayasa lingkungan masih relatif rendah. Misalnya suhu udara dan air di Kabupaten Lampung Barat yang secara umum cukup rendah memerlukan perlakuan teknologi sehingga tidak menjadi kendala terhadap pertumbuhan ikan. Untuk mengatasi beberapa permasalahan yang dihadapi oleh peternak ikan selama ini, terdapat beberapa upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah Lampung Barat diantaranya : Pembangunan Balai Benih Ikan (BBI) dan penumbuhan Unit Pembenihan Rakyat yang yang terletak di Kecamatan Sumberjaya, dimana nantinya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan benih ikan di Kabupaten Lampung Barat; Pembangunan Pabrik Pakan Ikan sebagai penyedia pakan dan sarana pembelajaran produksi pakan bagi masyarakat; Pembangunan Pasar Benih Ikan untuk mengkoordinir dan memfasilitasi pemasaran produksi perikanan baik hulu maupun hilir; Pembangunan dan penumbuhan kios-kios sarana produksi perikanan di wilayah sentra produksi perikanan; Pembangunan laboratorium dan penyediaan sarana pengendalian hama penyakit; Pengembangan Unit Pelayanan dan Pengembangan (UPP) sebagai salah satu sumber permodalan pembudidaya disamping media pembelajaran kemiteraan usaha dengan perbankan. Upaya lain yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah dalam upaya pengembangan ikan air tawar di Lampung Barat adalah dengan melakukan pemetaan wilayah produksi ikan. Pemetaan wilayah budidaya dimaksudkan sebagai upaya percepatan peningkatan produksi melalui spesifikasi usaha budidaya pada masing-masing wilayah. Berdasarkan potensi wilayah dan potensi sumberdaya manusia yang ada dan daya dukung lingkungan lainnya, dilakukan pemetaan wilayah budidaya yang meliputi : Wilayah I terdiri dari Kecamatan Sumberjaya, Kecamatan Gedung Surian, Sekincau, dan Kecamatan Way Tenong diharapkan dapat berkembang : a. Sebagai wilayah sentra produksi benih ikan-ikan komersial melalui optimalisasi pengembangan Balai Benih Ikan (BBI) Sumberjaya dan Unit Pembenihan Rakyat (UPR); b. Sebagai pusat pengembangan dan informasi pasar melalui pembangunan Pasar Ikan Air Tawar Sumberjaya, disamping pengembangan fungsi dan kontribusi para Pedagang yang memang selama ini untuk Pedagang ikan air tawar Lampung Barat pada umumnya berdomisili di Sumberjaya; c. Disamping itu melalui Pasar Ikan diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai media transaksi komoditai ikan saja, tetapi berkembang lebih jauh pada sarana produksi perikanan lainnya dan pengendalian hama penyakit ikan; d. Sebagai pintu gerbang Lampung Barat, diharapkan Kecamatan Sumberjaya dapat berfungsi sebagai etalase produksi perikanan se Kabupaten Lampung Barat; Kemudian Wilayah II terdiri dari Kecamatan Suoh, Belalau dan Batu Brak diharapkan dapat berkembang : Sebagai wilayah budidaya (pembesaran) yang lebih memanfaatkan kolam dan sawah sebagai media budidaya; juga sebagai pengembangan wilayah ini juga diharapkan dapat berkembang Aneka Usaha Perikanan yang meliputi Usaha Pemancingan dan pengolahan hasil perikanan (siap saji); Selanjutnya Wilayah III terdiri dari Kecamatan Balik Bukit dan Kecamatan Sukau diharapkan dapat berkembang : Sebagai sentra produksi perikanan terutama ikan konsumsi melalui optimalisasi pemanfaatan perairan umum (Danau Ranau); Pengembangan jaringan pembenihan (khususnya sekuen pendederan); dan Mendukung pengembangan wisata Lombok; Disamping pengembangan wilayah dan pemenuhan produksi ikan yang juga harus mendapatkan perhatian adalah pengembangan sumber daya manusia yang akan mengelolanya. Karena bagaimanapun hebatnya suatu program kalau tidak didukung oleh sumber daya manusia yang handal, maka program tersebut akan sia-sia saja. Pengembangan SDM ini dilakukan dengan melakukan berbagai pembinaan, pendidikan dan pelatihan serta mengikuti berbagai studi banding ke daerah-daerah yang memang budi daya ikannya telah berkembang dengan baik. Dengan demikian, maka kemampuan teknis yang dimiliki dalam mengembangkan dan membudidayakan ikan air tawar ini akan semakin meningkat. Pengembangan SDM ini dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti Pendidikan dan Pelatihan Petugas dan Pembudidaya; Penyediaan Tenaga Pendamping Teknologi (TPT); Penumbuhan Penyuluh/Pembina swakarsa yang berasal dari pembudidaya ikan berhasil; serta Operasional Perpustakaan BBI Sumberjaya yang memuat paket teknologi terapan hasil kajian BBI Sumberjaya (Zan/BF/Tim BJ/Humas Lambar : Sumber : DKP Lambar).
 
< Prev   Next >



Lambar_Menarik

 Radio FM Swarapraja
Radio Swara Praja

 Lampung Barat di Wikipedia
Lampung Barat di Wikipedia

 Paksi Buay Pernong Paksi Pak Skala Brak
Buay Pernong


Foto Pameran Pembangunan
Foto Pameran Pembangunan
Saat ini 17 pengunjung online


Lampung Barat © 2009 Tentang Situs | Link | RSS