 |

Home
Usaha keripik Talang Bodong yang berada di PekonSimpang Sari Kecamatan Sumberjaya, Lampung Barat, sebagai tempat oleh-oleh khasLampung Barat yang mampu tembus omset penjualan mencapai Rp2.000.000/ Hari. Usaha bertajuk home industry ini telahberdiri 15 tahun yang lalu, dan bersyukur sampai saat ini usaha yang dikelolaoleh keluarga ini berkembang dengan pesat, pengunjungnya mayoritas pendatangdari luar daerah. Pemilik usaha KripikBodong ini, Hafist menjelaskan bahwa awal membangun usaha kripik cukup susahsekali, dimana orang tua selaku perintis usaha ini pernah mengalami ketepurukanusaha, dan kebangkrutan, tetapi dengan ketekunan dan kesabaran dan selalu bersyukurkepada Tuhan, maka masa-masa prihatin yang dialami terlalui bahkan sampai saatini usaha keripik Talang Bodong ini semakin maju dan mampu menggirim (eksport) keluardaerah
Setiap harinya keripik Talang Bodong dapat memprodusi sedikitnya Satu Kwintal Singkong, Ubi Jalar, Pisang. Usaha yang dikelola sejak lama saat ini mampu menyerap tenaga kerja 12 orang yang terbagi 9 orang packing (bagian pengepakan), dan 3 orang bagian penggorengan, dengan upah Rp20.000/ Hari. Para pembeli atau pengunjung yang datang ke took yang terletak di pinggir jalan ini beraneka ragam, baik dari lokal dan juga dari luar daerah, dan nama Talang Bodong tidak asing lagi bagi pendatang dari luar daerah yang sering datang di Lampung Barat.
Usaha Keripik Talang Bodong ini meskipun namanya Kripik Bodong, tetapi tidak hanya menyediakan keripik saja, juga menyediakan aneka oleh-oleh seperti Madu, Dodol Tomat, Sale Pisang dan beberapa jenis oleh-oleh lain yang didapat dari hasil produksi masyarakat yang ada di sekitar Talang Bodong, sehingga dengan sendirinya akan menghasilkan tambahan income bagi masyarakat dan keluarga diluar penghasilan masyarakat Talang Bodong yang sebagian besar adalah sebagai Petani.
Selain pembeli yang datang sendiri ke Toko Kripik ini, hasil produksi yang dikelola biasanya dijual di tempat dan dikirim di luar daerah seperti Bukit Kemuning, Kotabumi, dan Bandar Lampung, dengan total pengiriman mencapai 1000 Pack lebih, dengan harga rat-rata Rp5000/Pack. Toko Kripik Bodong ini juga menerima produksi dari masyarakat yang juga memproduksi makanan ringan, dan setiap masyarakat menyetorkan 50-70 Pack setiap minggunya, dengan mengambil produksi dari masyarakat maka usaha ini juga membantu dalam soal pemasaran hasil-hasil produksi dari masyarakat sekitarnya.
Meskipun usaha ini berjalan dengan lancer dan mengalami perkembangan yang cukup pesat, namun tidak terlepas dari hambatan yang dihadapi dalam menjalankan usaha ini, seperti harga kebutuhan utama seperti minyak goreng yang mulai tinggi, maka akan mengganggu dan mengurangi produksi mencapai 10% dari produksi semula. Disamping itu juga keterbatasan bahan baku utama Kripik yaitu singkong yang sedikit langka, yang masih menggantungkan produksi singkong dari masyarakat sekitarnya yang terkadang tidak produksi atau menanam, maka terpaksa mendatangkan bahan baku dari daerah lain yang tentunya membutuhkan ongkos angkut yang lebih.
Untuk pembelian bahan baku seperti Singkong, Ubi Jalar, dan Pisang biasa didapat dari masyarakat yang langsung menyetorkan ke pabrik tempat pengolahan singkong menjadi kripik. Harga setiap bahan baku pun berbeda, bergantung pada kualitas singkong yang diperoleh.untuk setiap bahan baku seperti Singkong di beli dengan harga Rp1000/Kg, Pisang Rp2000/Kg, dan Ubi Jalar Rp 2500/Kg.
Dalam setiap harinya keripik Talang Bodong mampu menjual 250 Pac lebih, dengan harga mayoritas Rp 5000/Pack, dengan memperoleh penjualan Rp 2.000.000/Hari, bila omset penjualan minim maka nilai penjualan pun mengalami penurunan tinggal hanya memperoleh Rp1.000.000/Hari.
Keripik yang dihasilkan pun sangat mengundang selera seperti gurih, dan juga murah, dengan pilihan juga beraneka ragam, sehingga para pengunjung dengan leluasa untuk memilih produk yang diinginkan, dan yang paling penting keripik tersebut fresh atau segar karena baru diproduksi, sehingga kualitanya pun sangat meyakinkan, dan para pembeli tidak merasa ragu untuk membeli kripik ini sebagai buah tangan (oleh-oleh) untuk keluarga dan handai taulan. Kelebihan lain dari Kripik Talang Bodong ini adalah para pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan keripik, karena letaknya berada disebelah took, jadi sekaligus dapat belajar menggolah bahan baku Singkong, Pisang dan Ubi Jalar menjadi produk makanan.
Dari industry rumah tangga pengolahan yang berbahan baku singkong dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga, maka usaha ini harus terus dikembangkan dan bila perlu mendapatkan pembinaan dari pihak terkait Pemerintah daerah, sehingga nantinya usaha ini akan menjadi icon bagi daerah sebagai tempat untuk memperoleh oleh-oleh di Lampung Barat. (Zan/BF/Tim BJ/Humas Lambar : Dikutip dari Sumber : Wisnu).
|
|
 |